Manajer Ajax Tidak Rela Ditinggal Van de Beek

Manajer Ajax Tidak Rela Ditinggal Van de Beek

Ajax Amsterdam terancam kehilangan 1 bintang lagi. Ia ialah Donny van de Beek yang tengah diburu tim Spanyol, Real Madrid.

Minat Real Madrid ini malahan telah diakui Donny van de Beek. Dia sejumlah masa silam menyatakan tim Spanyol ini telah menghubunginya dan Ajax.

Mendengar kabar ini, juru tak-tik Ajax, Erik ten Hag, angkat suara. Dia menyatakan tak mau kehilangan pesepakbola bintangnya lagi. Alih-alih mau menyaksikan pemain berposisi gelandang andalannya ini hengkang, Ten Hag menegaskan jika Van de Beek bakal dimasukkan di dalam tim untuk kompetisi musim 2019-2020.

“Dia tiba menuju sini bareng kami dan ia bakal berlaga. Tak ada obrolan tentang masa depannya dan aku tak menyaksikan gelagatnya untuk angkat kaki, ” tutur juru tak-tik yang mengantarkan Ajax lolos semi-final Liga Champions musim kemarin sebagaimana ditulis Tribal Football, Rabu (7/8).

“Dia bakal bareng kami dan balik lagi menuju laga pada 13 Agustus mendatang di Amsterdam. Aku tegaskan ia ada di sana dan berlaga untuk kami, ” lanjut Erik ten Hag.

Kesepakatan kontrak Van de Beek masih berjalan 3 tahun lagi. Namun hal tersebut tak menutup kemungkinan untuk ia pindah.

Terlebih bintang berumur 22 tahun itu memiliki klausul rilis senilai 50 juta €. Poin ini jelas bukanlah menjadi soal untuk Real Madrid. Tapi, sepanjang ini mereka baru berani menawar sang bintang dengan banderol 40 juta €.

Demi Liverpool, Klopp Tolak Ajakan Franz Beckenbauer

Demi Liverpool, Klopp Tolak Ajakan Franz Beckenbauer

Juru tak-tik Liverpool, Juergen Klopp, mengakui amat bahagia sebab memperoleh sanjungan tinggi dari legenda sepakbola Jerman, Franz Beckenbauer. Tapi, dia mengelak ajakan Beckenbauer menuju Bayern Munich sebab tengah terikat kesepakatan kontrak jangka lama di Liverpool.

Di dalam sejumlah hari terbaru, nama Juergen Klopp memang jadi bahan omongan sebab dia sukses mengantarkan Liverpool memenangkan trofi Liga Champions. Prestasi ini juga sempat membikin Franz Beckenbauer mau menyaksikan Klopp jadi manajer di Bayern.

“Saya mengagumi Franz Beckenbauer dan ia jua mengagumi aku. Namun, aku tengah punya kesepakatan kontrak jangka lama di Liverpool, ” tutur Klopp pada Bild.

“Bayern dan (Borussia) Dortmund sekarang punya juru tak-tik yang amat baik. 5 tahun menuju depan, aku tak mengerti apakah yang bakal berlangsung. Kemungkinan bakal terdapat juru tak-tik spektakuler lain yang pantas buat mereka, ” tambah lelaki 51 tahun ini.

Sekarang, FC Hollywood tengah dilatih oleh Niko Kovac yang sukses mengantarkan mereka mendapat 2 trofi pada kompetisi musim 2018-19 kemarin. Kesuksesan itu tampak seperti jadi jaminan bakal nasib Niko Kovac yang pernah terombang-ambing sejumlah bulan lampau.

Untuk Juergen Klopp, piala Liga Champions kompetisi musim 2018-19 merupakan piala perdananya untuk Liverpool. Juru tak-tik dari Jerman ini pernah mengantarkan The Reds menuju ke Final Liga Europa pada kompetisi musim 2015-16 dan laga pamungkas Liga Champions musim 2017-18. Tapi, ke 2 peluang ini tidak berhasil membuahkan kemenangan untuk Jordan Henderson dkk.

Asisten Bantah Inzaghi bakal Latih Juventus Musim Depan

Asisten Bantah Inzaghi bakal Latih Juventus Musim Depan

Manajer Lazio, Simone Inzaghi, jadi unggulan suksesor Massimiliano Allegri menjadi juru tak-tik Juventus kompetisi musim berikutnya. Laporan ini juga hingga membikin asistennya, Massimiliano Farris angkat bicara.

Farris dengan keras menolak laporan itu. Dia menyatakan hingga sekarang tak terdapat kontak yang diperbuat antara Inzaghi dan Juventus.

Kendati demikian, Farris tak membantah minat Juventus pada atasannya ini. Menurut pendapatnya, apa yang di miliki Inzaghi sekarang memang amat diperlukan oleh tim kayak Juve.

“Ini amat sederhana, Simone memiliki profil yang amat dicintai Juve dan telah terdapat minat sebelumnya. Hari ini seluruh wartawan menaruh Simone di tempat paling depan. Namun yang dapat aku ucapkan saat ini ialah hingga sekarang tak terdapat kontak apapun, ” tutur Farris pada Diretta Sport Viterbo, Senin (20/5/2019).

“Saya tak merasa Juve dapat menghentikan koneksi mereka dengan Allegri tanpa manajer lainnya. Jadi aku yakin opsi ini dapat jatuh pada Simone ataupun juru tak-tik lain. Ia membikin mereka berminat, tapi kami telah berbincang-bincang di Formello dengan Lotito yang mengetahui masa depannya tetap di Lazio, ” lanjutnya.

Selain itu, Massimiliano Farris menyarankan juru tak-tik 43 tahun ini sebaiknya masih terus menangani Ciro Immobile dkk kompetisi musim berikutnya. “Kenyataannya saat ini ialah terdapat kesepakatan kontrak dan ekspektasi mutlak presiden memperbarui kesepakatan kontraknya, ” jelasnya lagi.

“Saya jua yakin ekspektasi ini menjadi pertanda bagus baginya. Seluruh orang mau ia bertahan di sini sebab ini bagus untuk peningkatannya menuju depan, ” pungkas Farris.

Guardiola Tidak Gentar Hadapi Spurs di Stadion Anyar

Guardiola Tidak Gentar Hadapi Spurs di Stadion Anyar

Manchester City bakal melawan Tottenham Hotspur pada leg perdana perempat-final Liga Champions, Rabu (10/4/2019) dinihari WIB. Meski mesti menghadapi Spurs di markas barunya, Pep Guardiola mengakui tak gentar.

Juru tak-tik City itu menyatakan kesebelasannya takkan terpengaruh oleh atmosfer Stadion Tottenham Hotspur. Dengan optimis Guardiola menyatakan para pemainnya bisa mengatasi kondisi itu.

“Stadion punya fungsinya sendiri-sendiri, semua pendukung terus menyuport kesebelasan sedikit lebih dari sebelumnya sebab itu Liga Champions. Kami paham apa yang bakal kami hadapi, terserah bagaimana kami bakal menanganinya, ” tutur Guardiola sebagaimana ditulis Daily Mail, Selasa (9/4/2019).

“Kami telah paham cara bagaimana menangani kondisi kayak itu. Kami telah siap bersama segalanya serta kami bakal berbuat sebagaimana yang pada umumnya telah kami kerjakan, ” imbuh eks juru tak-tik Barcelona serta Bayern Munich itu.

Sedangkan tentang situasi anak asuhnya, juru tak-tik dari Spanyol itu mengakui tengah menantikan kepulihan ujung tombak tumpuan, Sergio Aguero. Dia menyatakan sang striker telah melakoni pelatihan bareng kawan yang lain.

Namun begitu, Guardiola tak berani menegaskan apakah ia segera memainkan Aguero ataupun tidak. “Dia rasa jauh lebih bagus. Ia telah melakoni pelatihan bareng kesebelasan buat pertama kali serta ia rasa amat bagus. Kami mau memastikan situasinya kembali, ” ungkapnya.

Barcelona Satu Tingkat di Atas MU

Barcelona Satu Tingkat di Atas MU

Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, memberi pemikiran tentang laga yang mempertarungkan Manchester United dengan Barcelona.

Manchester United sukses menciptakan kejutan dengan menghempaskan Paris Saint-Germain (PSG) pada fase enam belas besar. Ya, selepas terlebih dahulu menelan kekalahan 0-2 di Old Trafford, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer membalas dengan menuai kemenangan 3-1 di kandang PSG.

Di sisi lain, kesebelasan berjulukan Blaugrana lolos ke fase 8 besar Liga Champions dengan keunggulan agregat meyakinkan 5-1 melawan Olympique Lyon.

Pertandingan ke 2 kesebelasan pada perempat-final rupanya lumayan menarik atensi Mauricio Pochettino. Menurut pendapatnya, Lionel Messi dkk masih ada 1 tingkat di atas Man United.

“Saya kira di dalam bertahun-tahun terbaru Manchester United dibentuk buat menjuarai hal-hal besar. Tapi, menjuarai turnamen vital sebagaimana Liga Champions ataupun Liga Inggris masih terus tergantung dari detail-detail kecil, ” tutur Pochettino dilansir Football5star. com dari Sky Sports.

“Mereka jelas punya para pemain yang dapat menyulitkan Barcelona di Liga Champions. Tapi, menurut aku, Barcelona tetap 1 tingkat di atas Man United, ” katanya.

Sebelumnya, Pochettino jua mengatakan Barcelona adalah klub unggulan utama di dalam rivalitas piala Liga Champions musim ini. Sampai-sampai, melebihi klub sekelas Juventus ataupun Manchester City yang jua jadi favorit.

“Jika terdapat satu tim unggulan yang menjuarai Liga Champions, jelas Barcelona. Ernesto Valverde mengerjakan job spektakuler. Mereka punya para pemain dengan tingkat mengesankan serta jua punya Lionel Messi, ” tutur Pochettino.

“Ada kesebelasan lainnya kayak Manchester City ataupun Juventus yang terus punya kesempatan menjuarai turnamen. Mereka didesain buat ini, ” katanya.

Masa Depan Ozil di Arsenal Tetap Abu-Abu

Masa Depan Ozil di Arsenal Tetap Abu-Abu

Legenda Arsenal, Ian Wright, menganggap masa depan Mesut Ozil di Emirates Stadium makin tak tentu. Hal itu lantaran bekas bintang Real Madrid tersebut sudah kehilangan posisi utama di tim The Gunners.

“Ozil leader pada pekan sebelumnya, namun pekan selanjutnya Unai Emery lebih memutuskan Sead Kolasinac. Itu tak nampak baik buat Ozil, ” tutur Wright pada Soccerway.

Arsenal kalah 1-3 melalui Manchester City dalam laga yang dihelat di Etihad Stadium, penghujung pekan silam. Di partai itu, The Gunners menggunakan formasi 3-4-3 dan Ozil menjadi pemain pengganti yang tidak terpakai.

Total, Ozil baru memperkuat Meriam London di dalam 18 laga di seluruh ajang musim ini. Dia pun menyumbang 4 goal serta 2 assist.

Akibat hasil negatif dari City, Arsenal turun menuju peringkat 6 klasemen. The Gunners terpaut 3 angka dari Chelsea pada peringkat 4 yang merupakan batas akhir zona Liga Champions musim depan.

“Jika Manchester United meneruskan performa mereka, Chelsea sukses bersama Gonzalo Higuain, serta Tottenham Hotspur masih mengerjakan hal-hal bagus bahkan bersama badai cedera, maka 4 besar kemungkinan sedikit di luar jangkauan Arsenal. Namun, Liga Europa kemungkinan jadi rute paling baik buat melaju menuju Liga Champions.”

“Saya tak menyatakan harapan 4 besar tak tersedia, sebab mereka masih dapat menaklukkan sejumlah tim,” tutur Wright.

Pogba Masih Dapat Balik Lagi Menuju Juventus

Pogba Masih Dapat Balik Lagi Menuju Juventus

Pogba Masih Dapat Balik Lagi Menuju Juventus

Bekas Direktur Napoli serta Atalanta, Pierpaolo Marino, menyatakan jika Paul Pogba masih mempunyai peluang buat meninggalkan Manchester United dan balik lagi menuju Juventus. Tapi, dia tidak mengetahui kapan itu bakal terlaksana.

Di dalam beberapa minggu terbaru, berita kembalinya punggawa tim nasional Prancis ini menuju Juventus makin kencang terdengar. Itu didasari oleh buruknya hubungan antar Pogba serta Jose Mourinho di Old Trafford di dalam 2 kampanye musim terbaru.

“Tim-tim Liga Italia Serie A mesti mulai waspada. Paul Pogba masih punya peluang besar buat meninggalkan Manchester United serta balik lagi menuju Juventus. Aku percaya dia tidak akan mengakhiri kariernya di Manchester,” kata Marino pada RAI Sport.

“Saya tidak tahu kapan itu bakal terlaksana. Walau sang bintang telah beberapa kali mengeluarkan pengakuan, aku masih tidak meyakininya. Aku percaya dia amat ingin balik lagi menuju Italia buat membela Juventus,” tambah Marino melanjutkan.

Kampanye musim ini, Pogba jadi target dari kritik sebab dianggap tidak bisa memperlihatkan performa cemerlang bareng Manchester United. Malahan, tak sedikit pengamat sepakbola yang menyatakan jika lelaki 25 tahun ini adalah biang keladi dari inkonsistennya performa The Red Devils kampanye musim ini.

Pada awal kampanye musim 2018-19 silam, Mourinho pernah menunjuk Pogba sebagai wakil leader Manchester united. Tapi, Mourinho menarik gelar wakil leader itu sebab komentar-komentar yang diucapkan oleh bekas punggawa Juventus ini ke media-media Inggris.

Pelatih Hong Kong Puji Penampilan Timnas Indonesia

Pelatih Hong Kong Puji Penampilan Timnas Indonesia

Juru tak-tik tim nasional Hong Kong, Gary John White, memberi komentarnya sehabis sukses menahan seri tim nasional Indonesia dengan score 1-1 di partai friendly pada Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (16/10).

Gary White menyatakan jika dia memberikan pujian performa dari tim nasional Indonesia. Menurut juru tak-tik dari Inggris ini amat mengucapkan terima kasih pada Indonesia yang telah melawan kesebelasannya dengan bagus.

Menurut pendapatnya, tim nasional Indonesia bermain baik pada paruh ke 1, namun cukup lengah pada fase ke 2.

Ucapan ini sesungguhnya cukup memberi bukti karena pada paruh ke 1 tim nasional Indonesia sukses menyarangkan goal via sundulan Alberto Goncalves usai mendapat assist I Putu Gede.

Sayangnya di babak kedua, gawang tim nasional Indonesia yang dijaga Muhammad Ridho harus kebobolan via goal dari pemain bertahan tim nasional Hong Kong, Festus Baise.

“Saya katakan terima kasih pada Indonesia yang telah memberi kami pelayanan yang bagus, ” tutur Gary White setelah laga.

“Saya saksikan Indonesia berlaga bagus pada paruh ke 1 namun pada fase ke 2 kami bangkit serta sukses memaksakan skor jadi imbang, ” tutur Gary White melanjutkan.

Juru tak-tik berumur 44 tahun ini menyatakan jika pencapaian seri telah lumayan bagus guna ke 2 kesebelasan. Pasalnya, dia menyaksikan performa tim nasional Indonesia serta teamnya lumayan seimbang dari segi tinggal dan menyerang.

“Ini laga yang mengesankan serta pencapaian yang fair guna rombongan saya serta pun Indonesia, ” tutur Gary White.

Valentino Rossi Kecam Yamaha walau Tampil Apik di MotoGP Thailand

Valentino Rossi Kecam Yamaha walau Tampil Apik di MotoGP Thailand

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, cukup sebal walau penampilan timnya bisa dikatakan bagus kala seri balap MotoGP Thailand 2018.

Rossi pernah membikin kejutan kala meraih urutan start ke 2 di dalam kualifikasi MotoGP Thailand.

Pernah unggul balapan putaran ke-15 MotoGP 2018, Valentino Rossi dipaksa ikhlas kembali menelan kekalahan dari Honda serta Ducati usai ‘hanya’ berakhir di tempat ke 4.

Adapun podium satu Yamaha semenjak fase kampanye musim ke-2 MotoGP 2018 dihantarkan oleh Maverick Vinales yang berakhir di peringkat ke-3.

Meski Yamaha bermain setingkat lebih apik dari Prediksi semula, Rossi tetap tidak senang.

Pebalap dari Italia ini malahan memandang tingkah laku bahagia Yamaha usai dapat menyabet pencapaian podium Buriram tetap terlampau dini.

Terlebih performa Yamaha sejauh 4 balapan paling akhir bisa dikatakan buruk sebab terus ada masalah serta tidak berhasil menaruh 1 pebalap juga di podium.

“Sayangnya itu berbahaya (jika Yamaha merasa telah menuntaskan problema tersebut) serta malah kehilangan mental, ” tutur Rossi dilansir BolaSport. com melalui Motorsport.

Rossi mengkritik para teknisi Yamaha yang segera senang kala seorang pebalapnya mendapat catatan paling baik kala pelatihan bebas ataupun kualifikasi.

“Terdapat beberapa teknisi yang girang apabila Vinales dapat menyabet catatan bagus di pelatihan bebas serta mereka berseru ‘kita mendapatkannya’, ” tutur Rossi.

“Jika aku merupakan teknisi Yamaha aku bakal menganalisis pencapaian di salah satu bagian ke-2 dari kampanye musim ini. Aku takkan girang dengan satu kali menjadi yang paling cepat ataupun urutan paling depan, ” tambahnya.

Penampilan Yamaha bisa dikatakan buruk semenjak fase kampanye musim ke-2 atau tepatnya usai mendapat tempat runner up serta ke-3 kala balapan MotoGP Jerman.

Rossi serta Maverick Vinales terus menerus berakhir di belakang pebalap pabrikan Honda serta Ducati di dalam 4 balapan sebelum MotoGP Thailand.

Akibatnya, pebalap yang akrab disapa The Doctor ini ogah berharap banyak kala melakoni putaran balap selanjutnya yakni MotoGP Jepang.

“Kita saksikan saja mendatang di Motegi (MotoGP Jepang), ” tutur Rossi memungkasi.

Persib Terancam Didiskualifikasi dari Liga 1

Persib Terancam Didiskualifikasi dari Liga 1

Persib Bandung ada dibawah bayang-bayang suspensi yang sedikit lebih sulit setelah dijatuhi sanksi dari Komisi Disiplin PSSI. Pasalnya, mereka bisa didiskualifikasi dari turnamen Liga satu kompetisi musim 2018.

Sanksi Komdis PSSI buat Persib Bandung itu dilampirkan dalam surat PSSI nomor 133/L1/SK/KD-PSSI/X/2018, tertanggal 1 Oktober 2018, mengenai sikap negatif pendukung.

Beberapa pelanggaran yang dimaksud yaitu, pendukung Persib berbuat intimidasi pada ofisial Persija di kala MCM (pertemuan teknis), berbuat sweeping, pengeroyokan serta pemukulan kepada pendukung Persija sampai tewas sebelum pertandingan.

Komdis pun menganggap, panitia penyelenggara laga tidak berhasil memberi rasa aman serta nyaman kepada pendukung yang hadir.

Tentang pelanggaran itu, Komdis PSSI mengambil keputusan memberi suspensi pada kesebelasan Maung Bandung ini berupa sanksi laga kandang di luar Pulau Jawa tanpa penggemar hingga penghujung kompetisi musim 2018.

Lebih lanjut, Maung Bandung pun diberi hukuman menggelar laga kandang tanpa penggemar di Bandung hingga paruh musim 2019.

“Merujuk pada Pasal 3 (l) jo. Pasal 18 Kode Disiplin PSSI, Penonton/Suporter Persib Bandung diberi hukuman berupa hukuman masuk ke stadion di partai home mau pun away Persib Bandung dan laga Liga satu lain semenjak ditetapkannya putusan ini hingga setengah musim kejuaraan tahun 2019, ” bunyi surat bertandatangan Asep Edwin Firadus yang adalah ketua Komdis.

Terlampir di dalam surat itu, Komdis akan memberi suspensi setingkat lebih sulit, mencakup ancaman diskualifikasi dari turnamen jika pengulangan pelanggaran berlangsung kala waktu suspensi berlangsung.

Tapi , merujuk pada Pasal 119 Kode Disiplin PSSI, dewan Persib Bandung masih punya hak mengajukan banding.